Kamis, 22 Maret 2012

Resume Permainan Bola Basket


SEJARAH OLAHRAGA BOLA BASKET
Permainan bola basket diciptakan oleh Dr. James Naismith pada tahun 1891. Dr. Naismith, seorang pastur asal Kanada yang mengajar di sebuah fakultas untuk para mahasiswa propesionalis di YMCA (sebuah wadah pemuda umat Kristen) di Spriengfield, Massachussets, harus membuat suatu permainan di ruang tertutup untuk mengisi waktu para siswa pada cuaca di bulan musim dingin di New England. Permaina basket sudah sangat berkembang dan digemari sejak pertama kali diperkenalkan oleh James Naismit.
Salah satu perkembangannya adalah ciptaannya gerakan slam dunk, yaitu gerakan untuk memasukkan dan melepaskan bola basket langsung ke dalam keranjang yang bila dilakukan dengan gerakan akrobatik berkekuatan luar biasa. James Naismith adalah penemu olahraga bola basket dan orang pertama yang memperkenalkan pemakaian helm dalam olahraga Amerikan football. Saat bekerja sebagai guru pendidikan jasmani (phsycal education) di YMCA. Internasional Training School di Springfield, Massachussett. Pada tahun 1891, ia diajak untuk mencari cara untuk menghilangkan kebosanan yang dialami murid-muridnya dalam pelajaran olahraga saat musim dingin.
Terinspirasikan sebuah permainan yang pernah ia mainkan saat kecil di Ontario, Naismith menciptakan permainan yang kemudian dikenal sebagai bola basket pada 15 Desember 1891.
Pada awalnya tiap tim berjumlah 9 orang dan tidak ada dribble sehingga bola hanya dapat dipindahkan tangan melalui pass (lemparan).Pertandingan resmi bola basket yang pertama diselenggarakan tanggal 20 Januari 1892 di tempat kerja Dr. James Naismith.
“Basket Ball (sebutan bagi olahraga ini dalam bahasa Inggris) adalah sebutan yang digagas oleh salah seorang muridnya. Olahraga inipun menjadi segera terkenal di seantero Amerika Serikat. Penggemar fanatiknya ditempatkan di sejumlah cabang YMCA di Amerika Serikat.
Pertandingan demi pertandingan pun segera dilaksanakan di kota-kota di sejumlah negara bagian Amerika Serikat. Pada Agustus 1936, saat menghadiri Olimpiade Berlin 1936, Dr. Naismith dinobatkan sebagai Presiden Kehormatan Federasi Bola Basket Internasional. Terlahir sebagai warga negara Kanada, ia menjadi warga negara Amerika Serikat pada tanggal 4 Mei 1925. Naismith meninggal dunia 28 November 1939.
Pada tanggal 23 Oktober 1951. Tony Wen menduduki jabatan Ketua sedangkan Wim Latumenten sebagai Sekretaris. Tahun 1955 nama organisasi di ubah dan disesuaikan dengan perbendaharaan bahasa Indonesia menjadi Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia dan di singkat (PERBASI). Perbasi menganut sistem vertikal berjenjang, yang dimulai dari tingkat perkumpulan, pengurus cabang (pengcab) Perbasi, pengurus daerah (pengda) Perbasi, sampai pengurus besar (PB) Perbasi.
Permainan basket sudah sangat berkembang dan digemari sejak pertama kali diperkenalkan oleh James Naismith. Salah satu perkembangannya adalah diciptakannya gerakan slam dunk atau menombok, yaitu gerakan untuk memasukkan dan melesakan bola basket langsung ke dalam keranjang yang bisa dilakukan dengan gerakan akrobatik yang berkekuatan luar biasa.
Alat-Alat Perlengkapan dan Lapangan
Berdasarkan Peraturan Permainan PERBASI/FIBA tahun 1980 - 1984, alat-alat perlengkapan dan lapangan terdiri dari :

1. Bola Basket
Terbuat dari karet yang menggelembung dan dilapisi sejenis kulit, karet atau sintesis. Keliling bola tidak kurang dari 75 cm dan tidak lebih dari 78 cm, serta beratnya tidak kurang dari 600 gram dan tidak lebih dari 650 gram. Bola tersebut dipompa sedemikan rupa sehingga jika dipantulkan ke lantai dari ketinggian 180 cm akan melambung tidak kurang dari 120 cm tidak lebih dari 140 cm.


2. Perlengkapan Teknik
a.  Untuk pencatatan waktu diperlukan sedikitnya 2 buah stopwatch, satu untuk pencatat waktu dan satu lagi untuk time out.
b.  Alat untuk mengukur waktu 30 detik
c.  Kertas score (Scoring Book) untuk mencatat/merekam pertandingan.
d.  Isyarat - scoring board, tanda kesalahan perorangan yakni angka 1 sampai dengan 5, serta bendera merah dua buah untuk kesalahan regu.
3.  Lapangan Permainan
Berbentuk persegi panjang dengan ukuran panjang 26 m dan lebar 14 m yang diukur dari pinggir garis batas. Variasi ukuran diperolehkan dengna menambah atau mengurangi ukuran panjang 2 m serta menambah atau mengurangi ukuran lebar 1 m. Di lapangan ini terdapat beberapa ukuran seperti : lingakaran tengah, dan lain sebagainya yang secara jelas dan terperinci akan diuraikan dalam gambar di bawah nanti.

4.  Papan Pantul
Papan pantul dibuat dari kayu keras setebal 3 cm atau dari bahan transparant yang cocok. Papan pantul berukuran panjang 180 cm dan lebar 120 cm.. Tinggi papan, 275 cm dari permukaan lantai sampai ke bagian bawah papan, dan terletak tegak lurus 120 cm jaraknya dari titik tengah garis akhir lapangan. (Perincian selengkapnya, lihat gambar).

5.  Keranjang
Keranjang terdiri dari Ring dan Jala. Ring tersebut dari besi yang keras dengan garis tengah 45 cm berwarna jingga. Tinggi ring 305 cm dari permukaan lantai dan dipasang dipermukaan papan pantaul dengan jarak 15 cm. Sedangkan jala terdiri dari tambah putih digantung pada ring. Panjang jala 40 cm.

6. Ketentuan bermain dan bertanding.
 Permainan Bola Basket dimainkan oleh dua regu yang berlawanan. Tiap-tiap regu yang melakukan permainan di lapangan terdiri dari 5 orang, sedangkan pemain pengganti sebanyak-banyaknya 7 orang, sehingga tiap regu paling banyak terdiri dari 12 orang pemain.
Permainan Bola Basket dimainkan di atas lapangan keras yang sengaja diadakan untuk itu, baik di lapangan terbuka maupun di ruangan tertutup. Pada hakekatnya, tiap-tiap regu mempunyai kesempatan untuk menyerang dan memasukkan bola sebanyak-banyaknya keranjang sendiri Seperti telah diuraikan di atas permainan Bola Basket dimainkan oleh dua regu, masing-masing terdiri dari 5 orang pemain.
Wasit yang memimpin terdiri dari 2 orang yagn senantiasa berganti posisi. Waktu bermain yang resmi 2 x 20 menit bersih, tidak termasuk masa istirahat 10 menit, time out, dua kali bagi masing-masing regu tiap babak selama 1 menit, saat pergantian pemain dan atau peluit dibunyikan wasit karena bola ke luar lapangan atau terjadi pelanggaran/kesalahan seperti foul dan travelling. Apabila dalam pertandingan resmi (yang dimaksud disini bukan pertandingan persahabatan) terjadi pengumpulan angka sama, waktu diperpanjang sekian babak (tiap 5 menit) sampai terjadi perbedaan angka.
Khusus untuk permainan Mini Basket yang diperuntukkan anak-anak di bawah umur 13 tahun, diberlakukan peraturan tersendiri yang agak beda, antara lain : bola yang dipergunakan lebih kecil dan lebih ringan, pemasangan keranjang yang lebih rendah, waktu pertandingan 4 x 10 menit dengan 3 kali istirahat dan lainnya lagi seperti dalam hal penggantian pemain.
Peraturan permainan yang dipergunakan sangat tergantung daripada peraturan PERBAIS/FIBA mana yang berlaku. Misalnya pada tahun 1984, peraturan permainan yang berlaku adalah Peraturan Permainan PERBASI/FIBA tahun 1980 - 1984.

Ttd : Ars_Ever

Tidak ada komentar:

Posting Komentar